Mungkin kamu semua pada mikir dua kali ya buat nekunin bidang kejuruan yang satu ini?Apa karena risikonya bisa membawa dampak yang buruk bagi kita?Atau karena bidang ini kurang "bergengsi" buat kita?
Tentunya hal diatas tidak benar karena bila kita berpikir kritis dan positif di era globalisasi ini,pasti segala sesuatunya mempunya kegunaan sendiri di dalam kehidupan sehari-hari.Sebenarnya belajar mengelas itu susah-susah gampang karena materinya mudah dimengerti dan dipahami ,juga dalam hal prakteknya kita dituntut untuk berhati-hati dan bersabar dalam mengelas karena bila tidak hati-hati tentunya produk yang dihasilkan tidak maksimal.
Berarti mengelas bisa dijadikan sebagai salah satu kegiatan untuk melatih kesabaran.ya kan ??Disekolahku misalnya,sebenarnya bidang kejuruan yang menjadi favorit siswa adalah bidang TMO(Teknik Mekanik Otomotif),namun anggapan tersebut bisa berganti setelah adanya pengumuman dari kepala sekolah kalau siswa yang bisa mengelas itu lowongan kerjanya cukup banyak di tahun 2009 ini.dan juga jasanya sangat dibutuhkan di negara-negara yang berkembang maupun yang sudah maju sekalipun.
Kita janganlah beranggapan kalau mengelas itu cuma sekedar menjadi tukang las yang berada di pinggir jalan,melainkan sebagai juru las yang yang bergerak di bidang pekerjaan pengelasan konstruksi baja,body otomotif,perkapalan atau jembatan,perabotan atau aksesoris rumah tangga semisal rak sepatu dan tempat pot bunga.
Pemanfaatan teknologi mengelas ini sudah terlihat jelas sangatlah berguna bagi semua kalangan,dari keluarga,masyarakat luas sampai negara pun juga membutuhkan jasa orang-orang yang ahli dalam memanfaatkan teknologi mengelas ini.
Tapi kita juga jangan menganggap kalau bidang kejuruan yang lain itu lebih kecil manfaatnya setelah kita pelajari,karena tiap bidang kejuruan itu mempunya tempat sendiri-sendiri.Justru kita dituntut agar kreatif dan bisa menguasai semua teknologi yang ada sehingga kita tidak ketinggalan dengan negara lain karena kita adalah "Generasi Penerus Bangsa" !!!
Posted by
rizeman
at
2:28 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment